Jumat, 27 Februari 2015

Sedikit Tentang Musik Part I : Intro


Tidak ada kata salah dalam musik. Yang ada hanya enak dan tidak enak didengar. Enak atau tidak enak didengarpun juga tidak sama antara satu orang dengan yang lain. Jadi dalam musik kita bisa bebas berkreasi. Menumpahkan segala emosi kita ke dalam karya kita. Dan kita juga harus mempunyai idealisme. Karena orang tanpa idealisme akan selalu mengikuti orang lain. Dan pastinya akan menghambat kreativitas kita.

Dalam bermusik kita tidak memerlukan istilah. Istilah hanya digunakan untuk komunikasi antar musisi. Kita boleh membuat istilah kita sendiri dalam musik. Apa yang penting adalah kita bisa merasakan musik itu sendiri. Kata-kata, istilah, atau simbol tidak akan bisa mewakili perasaan. Perasaan sangat penting dalam kehidupan. Maka ayo kita asah perasaan kita agar kita dapat lebih memahami dunia ini.

Kita tidak cukup dengan hanya menggunakan otak kiri, atau otak kanan kita saja dalam memahami musik. Kita dituntut untuk menyeimbangkan kedua otak kita. Otak kiri digunakan untuk mengklasifikasi dan memahami pola. Otak kanan untuk merasakan. Dengan komposisi yang pas dalam menggunakan otak kiri dan otak kanan, kita akan lebih mudah dalam memahami segala hal.

Musik adalah seni. Seni dapat menghibur. Tapi apa jadinya jika musik hanya diperuntukkan sebagai hiburan semata tanpa memperhatikan nilai seni. Sebagai seniman kita seharusnya tetap memperhatikan nilai seni dari sebuah musik walaupun musik tersebut adalah musik hiburan. Sebagai penikmat kita seharusnya juga pandai memilih mana musik yang layak atau tidak layak didengarkan. Agar pikiran kita berkembang dan penuh kreativitas, tidak statis dan mudah terpengaruh oleh trend. Ingat, musik adalah senjata ampuh untuk mempengaruhi seseorang.

Nilai seni dari sebuah musik adalah seberapa jauh imajinasi dan kreativitas dari sang komposer. Semakin sulit ditebak sebuah lagu, maka semakin besar nilai seninya. Tapi perbedaan antara nyeni dan ngawur itu sangat tipis. Musik yang ngawur bisa menjadi sangat nyeni. Sebaliknya musik yang nyeni juga bisa terlihat ngawur.