Sabtu, 28 Februari 2015

Sedikit Tentang Musik Part II : Ritme dan Nada

Artikel ini adalah lanjutan dari Sedikit Tentang Musik Part I : Intro.

Hal pertama yang perlu dibahas dalam musik adalah apa definisi dari musik itu sendiri. Musik adalah ketukan (ritme) yang tersusun dengan atau tanpa nada, yang mempunyai aturan tertentu. Musik merupakan ekspresi dari sang Musisi. Namun musik tidak bisa menyampaikan pesan secara konkret, musik hanya bisa menyampaikan suasana. Maka dari itu sebagian pemusik menambahkan lirik dalam musik mereka agar pesan mereka tersampaikan.


Ritme atau ketukan adalah panjang suatu not dalam sebuah musik. Ritme tidak akan terlepas dari bar. Bar adalah sebuah segmen waktu yang terdiri dari beberapa ritme-ritme kuat (beat) yang telah ditentukan. Beat adalah ritme di mana not lebih ditekankan. Ritme yang paling kuat terdapat pada awal bar. Contoh bar yang sangat umum adalah 4/4. Maksudnya, dalam satu bar terdapat empat beat. Dan bar tidak akan terlepas dari tempo. Tempo adalah banyaknya beat dalam satuan waktu. Satuan tempo yang paling umum adalah bpm (beat per minute). Jadi bila sebuah lagu mempunyai tempo 160 bpm, maka dalam satu menit terdapat 160 beat. Dan jika dalam satu bar terdapat empat beat, maka dalam satu menit terdapat 160/4 = 40 bar.


Nada adalah frekuensi dasar dari alat musik yang dibunyikan. Contohnya, nada A4 mempunyai frekuensi 440 Hz. Nada A4 adalah nada dari gitar standar yang dipetik pada senar pertama fret 5. Frekuensi sendiri adalah banyaknya getaran dalam satu detik, mempunyai satuan Hz. Getaran ini bisa berasal dari senar yang dipetik, seruling yang ditiup, dan lain-lain. Setiap musik mempunyai susunan nada tertentu yang disebut tangga nada (scale). Susunan nada tersebut akan berulang dalam satu oktaf. Oktaf adalah jarak dari nada tertentu sampai ke nada yang sama yang lebih tinggi satu tingkat. Nada yang lebih tinggi satu oktaf mempunyai frekuensi dua kali dari nada yang lebih rendah satu oktaf. Jadi bila A4 mempunyai frekuensi 440 Hz, maka A5 mempunyai frekuensi 880 Hz.


Umumnya dalam satu oktaf terdapat 12 nada yang berjarak sama (1/2 nada, dalam gitar fret satu dengan fret sebelahnya mempunyai jarak 1/2 nada), yaitu C, C#, D, D#, E, F, F#, G, G#, A, A#, B, dan C. C yang terakhir tidak masuk hitungan karena merupakan letak pengulangan dari tangga nada. C yang terakhir mempunyai jarak satu oktaf dari C yang pertama. Tangga nada yang paling umum adalah tangga nada mayor. Susunannya adalah C D E F G A B C. Tangga nada tidak akan terlepas dari nada dasar (root). Root adalah nada pertama dari tangga nada. Jadi tangga nada di atas mempunyai root C.