Sebenarnya tangga nada bukanlah susunan dari nada-nada, tetapi
tangga nada adalah susunan relatif jarak nada dari nada dasar. Karena kita
sudah tahu susunan tangga nada mayor bernada dasar C, maka kita bisa mengetahui
jaraknya. Jarak dari C (root) dengan D adalah 1 nada, karena di tengahnya ada
nada C#, di mana jarak C dengan C# adalah 1/2, dan jarak C# dengan D adalah
1/2. D dengan E adalah 1 nada. E dengan F adalah 1/2 nada, dan seterusnya. Maka
bila disusun jarak-jarak tersebut, maka akan menjadi seperti di bawah ini.
1 – 1 - 1/2 – 1 – 1 – 1 - 1/2
Kalau kita misal ingin membuat tangga nada mayor bernada dasar G,
maka kita letakkan G di awal tangga nada terlebih dahulu. Lalu kita masukkan
nada kedua dengan melihat jaraknya, jarak pertama adalah 1. Maka kita bisa
melihat, nada yang berjarak 1 nada dari G adalah A. Nada ketiga berjarak 1 nada
dari nada kedua, maka nada ketiga adalah B. Nada keempat berjarak 1/2 nada dari
nada ketiga, maka nada keempat adalah C, dan seterusnya. Jika kita susun, maka
susunan nadanya adalah sebagai berikut:
G – A – B – C – D – E – F# - G
Tangga nada umum yang lain adalah tangga nada minor. Contoh tangga
nada minor bernada dasar A adalah sebagai berikut :
A – B – C – D – E – F – G – A
Tangga nada mempunyai peranan yang sangat penting dalam menentukan
suasana dari sebuah musik. Tangga nada mayor cenderung mempunyai suasana yang
ceria, damai, dan bersemangat. Tangga nada minor cenderung mempunyai suasana
yang sedih, gundah, dan terpuruk. Tangga nada diminished mempunyai suasana
mencekam dan tertekan. Contoh tangga nada diminished :
C – D – D# - F – F# - G# - A – B – C
Bersambung ke Sedikit Tentang Musik Part IV.
